Tokyo -Inovasi terbaru diluncurkan Toyota untuk membuat mobil hybrid, Prius lebih hemat baterai. Caranya pun tak biasa, yakni lewat aplikasi warna pada mobil yang disebut mereka Toyota Body Color Technology.
Teknologi pewarnaan pada bodi mobil tersebut mengaplikasikan warna Lime Green pada Toyota Prius. Warna tersebut diklaim dapat mengatur temperatur suhu mobil yang dipengaruhi oleh sinar inframerah matahari.
Dalam cuaca panas, warna tersebut dapat meredam panas matahari sehingga kerja pendingin udara di dalam mobil pun dapat berkurang. Hal itu dapat membuat mobil lebih efisien 5 hingga 25 persen dalam pengeluaran energi. Semakin dingin temperatur dalam mobil, pengeluaran energi baterai pun juga lebih baik dan hemat.
“Kami berharap dapat mengontrol temperatur suhu mobil sekitar 5 derajat celcius saat dibandingkan dengan temperatur suhu permukaan bodi mobil tanpa fungsi penghalang sinar matahari di saat musim panas,” ujar juru bicara Toyota Takashi Ogawa dilansir Wired, Selasa (16/2/2016).
Dengan menghilangkan partikel warna karbon hitam pada mobil, Toyota menilai dapat meningkatkan reflektivitas cahaya matahari pada permukaan mobil. Hal itu dapat membuat mobil lebih “dingin” dari terpaan sinar matahari dan mampu membuat tenaga yang dikeluarkan lebih hemat dan efisien.
“Produsen mobil lebih menyukai untuk menggunakan warna karbon hitam untuk penyesuaian warna. Tapi jika Anda mencoba untuk membuat permukaan bodi lebih dingin, sedikit warna karbon hitam dapat berpengaruh pada refleksi sinar matahari,” komentar ilmuwan dari Heat Island Group, Dr. Ronnen Levinson
Harga untuk pewarnaan bodi mobil Toyota dengan teknologi tersebut diperkirakan sekitar US$ 350 atau sekitar Rp 4,6 juta.
(nkn/ddn)
